Love & Luck ยท Bab 1
Kemajuan
50%
oleh MUH ADAM
Jakarta sedang riuh, seperti biasa. Klakson bersahutan, langkah-langkah asing berkejaran dengan waktu, dan lampu-lampu gedung yang tak pernah benar-benar padam. Di tengah semua itu, aku duduk sejenak mencoba mencuri hening di antara jadwal yang berhimpitan dan mendapati bahwa yang paling gaduh justru bukan kota ini, melainkan dadaku sendiri, yang riuh oleh namamu, Aneh, bukan? Di kota yang menuntut segala fokusku, hatiku justru memilih pulang. Bukan ke alamat, bukan ke rumah tapi kepadamu, yang entah bagaimana selalu berhasil menjadi tempat singgah paling nyaman bagi pikiran yang lelah. Aku sedang berlari mengejar sesuatu di sini sebuah mimpi kecil yang ingin kubawa pulang sebagai persembahan, bukan hanya untukku, tapi juga untuk masa depan yang ingin kubangun bersamamu.